Kisah Nyata Pengguna Narkoba

Kehidupan Malam dan Narkoba

Cerita ini di kutip dari www.konseling.net - Narkoba dan kehidupan malam selama hampir 2 tahun membuat semua cita-citaku lebur. Harta orang tua kuhabiskan hanya untuk barang haram dan menikmati kebebasan. Kini, dugem (dunia gemerlap) telah mengirimku ke panti rehabilitasi.

Semua masih kusyukuri karena akhirnya aku masih mampu menghindar dari jeratan kehidupan hina ini. Meskipun aku harus berjibaku melawannya dengan seluruh jiwa ragaku. Oh ya sebut saja aku Linda (samaran). Aku dilahirkan di tengah keluarga yang berkecukupan. Ayahku seorang juragan kopi, sementara ibuku seorang pejabat di salah satu instansi pemerintahan di kota ini. Kehidupan ayah dan ibu yang dipenuhi kesibukan, membuat aku dan 3 saudaraku terlantar. Secara materi kami memang dimanjakan dengan berbagai fasilitas, baik kendaraan, uang saku hingga semua keperluanku terpenuhi. Tapi satu yang tak pernah ayah dan ibu berikan, yakni kasih sayang. Mereka terlalu sibuk dengan pekerjaan hingga melupakan kami anak-anaknya yang begitu merindukan belaian kasih orang tua.

Sampai akhirnya, kakak yang pertamaku tewas karena overdosis putauw. Adikku yang bungsu juga ikut-ikutan terlena di dunia hitam. Ia kawin lari dengan pacarnya gara-gara hamil di luar nikah. Semua cobaan yang menerpa keluargaku seolah lengkap sudah ketika aku juga mulai mengenal kehidupan malam bersama teman-temanku. Dugem bukanlagi Cerita langka untukku.

Narkobalah yang merusak semua kehidupanku. Aku mengenal barang haram ini dari kekasihku yang masih satu kampus denganku. Sampai aku benar-benar dibuat terlena. Hampir dua tahun lamanya aku mengkonsumsi narkoba, semua kudapatkan dari pacarku. Bahkan, kesucianku rela kuserahkan demi mendapatkan barang itu. Kehidupan bebas yang kugeluti bersama pacarku telah membuat aku mengenal semua kenikmatan semu itu. Kami tak ubahnya pasangan suami isteri yang tak lagi mengenal waktu dan tempat untuk bisa melampiaskan hasrat. Kutahu, semua karena pengaruh obat-obatan itu.

Bahkan karena sudah ketergantungan tinggi, semua harta orang tuaku aku jual demi mendapatkan barang itu. Seminggu saja aku tak menenggaknya, rasanya mati semua sendi-sendi hidupku. Belakangan ketika barang itu sudah mulai langka didapatkan, aku harus rela merelakan mobil pemberian ayah untuk kubarter dengan barang itu. Meskipun kedua orangtuaku tahu kalau aku sudah menjadi pecandu narkoba, namun mereka tetap tenang saja, seolah tak terjadi apa-apa denganku. Inilah yang membuat aku makin putus asa dan benar - benar tenggelam dalam dunia itu.

Dalam masa - masa kritis yang hampir tak mampu lagi menyelamatkan diri dari gerogotan obat terlarang itu, aku bertemu dengan seorang pemuda yang kebetulan alumni pesantren. Ia masih tetangga dekatku. Rupanya diam-diam dia memperhatikan semua kelakuanku selama ini.

Perhatiannya sungguh membuatku meneteskan air mata. Pikirku, ternyata masih ada orang yang menginginkanku dalam kebaikan. Perlahan ia mulai memperkenalkan aku dengan semua yang berhubungan dengan agama Allah. Setiap saat kalau ada waktu, ia tak bosan menemuiku di rumah untuk memberiku petunjuk agar bisa kembali ke jalan Allah. Mulailah kemudian aku sadar akan kekeliruanku selama ini. Meski masih sering tergoda oleh obat itu dan seolah tak mampu lepas darinya, namun kehadiran seorang sahabat ternyata begitu kuat. Ia pun menyarankan aku masuk panti rehabilitasi sebagai langkah awal memulai hidup baru.

Tak terpikir lagi yang lain, aku langsung masuk panti dan mulai hidup di sana. Aku masuk saat Ramadhan lalu. Hampir setiap malam aku menangis karena menyesal. Kini aku menghabiskan waktu di panti rehabilitasi. Dan semangat hidupku pun mulai tumbuh kembali. Terima kasih sahabat.
Read More...

Hari gini pakai Narkoba? gak lah

Hi sobat-sobatku semua, salam kenal dari aku namaku slamet adi susanto tapi teman teman lebih akrab memanggilku slamet, maksutnya slamet dunia akhirat amien.. ga lah tapi teman teman memaggilku adi atau santo, lebih lengkapnya baca profilku adja,he. Nyambung do'a yang tadi tentunya kalau kita menginginkan selamat dunia maupun akhirat kita harus jauh dari yang namanya narkoba.

Yang pertama, rasa syukur kita panjatkan ke hadirat tuhan yang agung Allah SWT yang masih memberikan kita rahmatnya hingga kita masih d perkenankan untuk menepati bumiNya, dan sholawat serta salam tak akan pernah henti kita haturkan kepada nabiullah Muhammad SAW my leader. Alkhamdulillah terimakasih sebelumnya untuk BNK (Badan Narkotika Kab.Kendal) yang sudah memberikan kesempatan yang luar biasa ini untuk kita bisa menyebar energi positif dalam lomba blog yang bertujuan agar anak bangsa khususnya para pemuda ini untuk menyuarakan semangatnya untuk memerangi narkoba laknatullahalaih.

Sekarang pemuda yang menyalah gunakan obat ini banyak sekali, hufs ga habis pikir sebenarnya yang mereka pikirkan itu apa ya. Kita sebagai generasi muda bangsa harusnya mmpu berpikir kedepan dong jangan hanya memikirkan kenikmatan sesaat dengan menggunakan narkoba yang justru akan merusak masa depan kita semua, sedikit penjelasan saja sebenarnya apa sih itu narkoba, meski banyak yang sudah tau tapi ga ada salahnya kita ulas kembali kan.

Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Selain "narkoba", istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia adalah Napza yang merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif.
Semua istilah ini, baik "narkoba" atau napza, mengacu pada sekelompok zat yang umumnya mempunyai risiko kecanduan bagi penggunanya. Menurut pakar kesehatan narkoba sebenarnya adalah psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioparasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu. Namun kini presepsi itu disalah gunakan akibat pemakaian yang telah di luar batas dosis. Nah tu, siapa yang rugi coba kalau seandainya diantara kita masih saja ada yang mengunakannya, amit-amit deh. Pertanyaannya, masih mau loe lari ke narkoba kalau ada masalah? lebih baik ikut lomba lari aja, kan ada tu setiap taun di Kendal. Yo wes lah semoga antara kita ga ada lagi yang namanya narkoba.

Ada yang mau nambahin, so Succes without drugs Ok!!!
Read More...
  • description
  • . . . Copy dari
  • sampai
  • http://www.istockphoto.com/file_thumbview_approve/8010628/2/istockphoto_8010628-no-drugs.jpg . . .
  • description

Video Gallery

Go... BNK!!

Jangan lupa komen ya!

Say No Drugs,, Say No drugs!!